Bersyukur itu Menjalankan Perintah dan Menjauhi LaranganNya

foto : google
Alhmadulillah, bulan ramadhan kemarin kita masih diberi kesempatan menjalani ibadah puasa. Berharap memasuki bukan syawal dan bulan-bulan ke depan amal ibadah kita semakin baik dari hari sebelumnya. Amiiinn…
Entahlah sudah berapa banyak rejeki yang diberikan Allah pada kita. Rejeki disini bukan sekedar materi, tapi juga hembusan nafas, nikmat sehat jasmani dan rohani serta panjang umur.
Banyak cara untuk mewujudkan rasa bersyukur kita kepada Tuhan. Misalnya, di hari ulang tahun atau kenaikan jabatan, biasanya berbagi kebahagiaan dengan mengundang tetangga atau anak yatim piatu untuk makan dan doa bersama. Atau juga memberikan sebagian hartanya untuk disumbangkan ke tempat-tempat ibadah.
Semua itu sangat baik dilakukan, tapi ada baiknya rasa bersyukur itu ditambah dalam bentuk peningkatan amal ibadah. Mungkin, kalau hari-hari sebelumnya, kita hanya menjalankan ibadah yang wajib-wajib saja seperti sholat lima waktu dan puasa di bulan ramadan, tahun ini usahakan menjalankan ibadah yang sunah. Sholat sunah, puasa senin kamis dan sebagainya.
Bersyukur itu bukan membalas kebaikan Allah kepada kita. Allah tak butuh balasan dari apa yang sudah diberikan kepada kita. Dengan menjalankan perintahnya dan menjauhkan dari segala larangannya adalah bentuk rasa syukur kita pada Allah SWT.
Sudah menjadi hal yang lumrah bila dalam keadaan sulit manusia akan menghadap ke Allah. Memohon segala yang diinginkan dikabulkan serta segala permasalahan minta segera diakhiri. Tapi sebaliknya, disaat bahagia manusia akan menjadi lupa akan sang pencipta. Lupa akan kenikmatan yang telah diberikan kepadaNya.
Kenyataannya kita terlalu banyak meminta dan menuntut pada Allah, tapi tak pernah berpikir apa yang sudah pernah kita lakukan untuk Allah. Apa kita sudah benar menjalankan perintahnya? Apakah kita sudah menjauhkan segala larangannya? Apakah kita pernah mengkaji ilmu-ilmu Allah? Cobalah untuk intropeksi ke diri kita masing-masing.
Bersyukur artinya menjalankan segala perintahnya dan menjauhkan segala larangannya dalam kondisi apa pun. Baik di saat sedih, gelisah, mau pun bahagia. Teruslah selalu istiqomah dalam taat kepadaNya dalam kondisi dan situasi apa pun.
Semoga di bulan syawal ini kita amalan ibadah kita akan menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya.





